20 Pemuda Membabi Buta Aniaya Satu Keluarga di Cipinang Melayu

Rabu, 05 Januari 2022 - 11:27 WIB
Pipih dipukul menggunakan gagang sapu hingga memar pada bagian tangan, paha, jari, dan diseret sekitar dua meter dan akan diancam dibunuh para pelaku.

Baca juga: Perusakan Ponpes di Lombok Timur, Menag Minta Ceramah Tak Pancing Emosi Publik

Warga RW 03 yang melihat kejadian itu tak berani berbuat banyak karena takut jadi sasaran amuk para pelaku. "Anak-anak saya dipukulin, ditendang, diinjek, dan diseret sama pelaku. Termasuk yang perempuan. Katanya kalau belum ada yang mati mereka enggak berhenti," ujarnya.

Beruntung anak perempuan Pipih paling kecil, IN (10) yang saat kejadian berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri dengan bersembunyi di kamar mandi sehingga selamat tanpa luka.

Saat pelaku lengah, Pipih menuturkan IN yang ketakutan karena mendengar seluruh kejadian dari kamar mandi berhasil kabur keluar rumah lalu menyelamatkan diri ke rumah tetangga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!