Korban Kebakaran di Cakung, Puluhan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Selasa, 04 Januari 2022 - 11:45 WIB
Puluhan jiwa diKelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, kehilangan tempat tinggal akibat rumahnya terbakar. Foto: MNC Portal Indonesia/Okto Rizki Alpino
JAKARTA - Kebakaran di permukiman padat penduduk RT/RW 010/05 Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin 3 Januari 2022 dini hari mengakibatkan 21 orang kehilangan rumah.
Lurah Rawa Terate, Sukariya mengatakan, kebakaran yang disebabkan kerena kelalaian itu meluluhlantakkan empat bangunan permanen di kawasan padat penduduk itu. Baca juga: Sejumlah Rumah Semi Permanen Terbakar di Rawa Terate Cakung
"Empat rumah ludes terbakar. Kebakaran ini berdampak kepada 21 jiwa, terdiri dari 6 keluarga," kata Sukariya di Jakarta Timur, Senin (3/1/2022).
Menurutnya, meski banyak timbul korban, pihaknya memastikan tidak mendirikan tenda pengungsian. Alasannya, kata dia, warga yang kehilangan rumahnya itu lebih memilih untuk tinggal sementara di rumah kerabat.
Diberitakan sebelumnya, Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, kebakaran rumah tinggal di kawasan padat penduduk itu dipicu dari kompor yang sedang menyala.
"Pemilik masak, tetapi ketiduran. Tiba-tiba pemilik terbangun karena terasa hawa panas," katanya.
Lurah Rawa Terate, Sukariya mengatakan, kebakaran yang disebabkan kerena kelalaian itu meluluhlantakkan empat bangunan permanen di kawasan padat penduduk itu. Baca juga: Sejumlah Rumah Semi Permanen Terbakar di Rawa Terate Cakung
"Empat rumah ludes terbakar. Kebakaran ini berdampak kepada 21 jiwa, terdiri dari 6 keluarga," kata Sukariya di Jakarta Timur, Senin (3/1/2022).
Menurutnya, meski banyak timbul korban, pihaknya memastikan tidak mendirikan tenda pengungsian. Alasannya, kata dia, warga yang kehilangan rumahnya itu lebih memilih untuk tinggal sementara di rumah kerabat.
Diberitakan sebelumnya, Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, kebakaran rumah tinggal di kawasan padat penduduk itu dipicu dari kompor yang sedang menyala.
"Pemilik masak, tetapi ketiduran. Tiba-tiba pemilik terbangun karena terasa hawa panas," katanya.
Lihat Juga :