Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Jawa Timur Diminta Proaktif Lakukan Mitigasi

Senin, 03 Januari 2022 - 17:34 WIB
BPBD Jawa Timur diminta melakukan mitigasi menghadapi cuaca ekstrem.Foto/dok
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim proaktif mengantisipasi potensi bencana di musim hujan akibat La Nina dan Hidrometeorologi.

"Fenomena La Nina diikuti Hidrometeorologi yang berakibat timbulnya bencana banjir bandang, puting beliung, longsor dan banjir harus benar-benar diantisipasi dengan mitigasi yang komprehensif serta koordinasi yang efektif. Hingga bulan April, curah hujan masih berpotensi sangat tinggi. Waspada dan siap-siaga," kata Khofifah saat memimpin Apel di Kantor BPBD Jatim, di Sidoarjo, Senin (3/1/2022).



Baca juga: Jawa Timur Jadi Provinsi Paling Bahagia di Pulau Jawa dan Bali

Orang nomor satu di Jatim itu mencontohkan, banjir lahar dingin dari Gunung Semeru beberapa waktu lalu, menjadi bukti bahwa perubahan iklim dan kebencanaan berlangsung secara dinamis. Oleh karena itu, mitigasi bencana dan kewaspadaan harus terus di koordinasikan kepada semua pihak. “Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya dampak bencana yang tidak kita harapkan,” ujar Khofifah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!