Kopda DA, Prajurit TNI yang Buang Mayat Handi dan Salsabila Jarang Interaksi dengan Lingkungan di Kampung

Senin, 27 Desember 2021 - 11:35 WIB
Sebelum kejadian, Supriadi mengaku sempat menyapanya. Waktu itu Da sedang mencuci kendaraan Avanza. Dirinyapun pernah melihat mobil Panther yang diduga digunakan untuk tabrak lari di Nagrek tersebut. "Kami juga kaget dengan kasus yang menimpanya. Kalau mobil Panther itu saya juga pernah melihat saat dibawa pulang," beber Supriadi. Baca: Cemburu Selingkuhan Diajak Dansa, Seorang Pria di Manado Tewas Ditikam Parang.



Saat natal kemarin rumah orang tuanya juga ramai karena keluarga berkumpul untuk perayaan Natal. Hal inilah yang membuat warga juga kaget dengan kasus yang menimpanya.

Da, lanjutnya sudah menikah dengan warga Jawa Tengah bagian selatan dan memiliki dua orang anak. Diapun memilih pulang ke rumahnya untuk menemui istrinya saat lepas piket. "Namun kalau dinas harian ya pulang ke Gading," tandasnya. Baca Juga: Sosok dan Fakta Kopda DA, Prajurit TNI yang Bantu Kolonel Priyanto Buang Mayat Handi dan Salsabila.

Saat ini Kopda Da diamankan ke Denpom Kodam IV Diponegoro untuk pemeriksaan.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!