Beritakan Dugaan Pungli, Jurnalis Televisi Nyaris Ditikam Badik Perangkat Desa
Senin, 20 Desember 2021 - 08:58 WIB
"Orang tersebut sudah mengeluarkan pisau namun ditahan oleh beberapa perangkat desa yang lain, dan saya diminta untuk keluar dari Balai Desa Sumur Bandung menjauh dari lokasi," ujar Ibnu.
Selain ancaman dengan pisau, kepala desa juga mengatakan bahwa rumah korban bisa dibakar. "Kamu tahu kan Sumur Bandung, bisa-bisa rumah kamu habis dibakar," kata dia menirukan ucapan kepala desa.
Lebih lanjut Ibnu menambahkan, saat dia dipanggil ke balai desa, sebenarnya Ibnu sudah enggan hadir lantaran si penelepon menggunakan logat dan kalimat yang kasar.
Namun tak berselang lama Kepala Desa Sumur Bandung yang meneleponnya dan memintanya datang ke balai desa. "Karena pak Kades yang telepon saya akhirnya datang. Dan di sana saya mengungkapkan kekecewaan keluarga saya atas pelayanan oleh pejabat desa," terangnya.
Namun kata Ibnu, salah seorang pejabat langsung mendekat dan memaki-maki dengan kata-kata kasar. Baca: Geger, Warga Palembang Tewas Ditikam Tetangga di Depan Istri yang Hamil Besar.
Selain ancaman dengan pisau, kepala desa juga mengatakan bahwa rumah korban bisa dibakar. "Kamu tahu kan Sumur Bandung, bisa-bisa rumah kamu habis dibakar," kata dia menirukan ucapan kepala desa.
Lebih lanjut Ibnu menambahkan, saat dia dipanggil ke balai desa, sebenarnya Ibnu sudah enggan hadir lantaran si penelepon menggunakan logat dan kalimat yang kasar.
Namun tak berselang lama Kepala Desa Sumur Bandung yang meneleponnya dan memintanya datang ke balai desa. "Karena pak Kades yang telepon saya akhirnya datang. Dan di sana saya mengungkapkan kekecewaan keluarga saya atas pelayanan oleh pejabat desa," terangnya.
Namun kata Ibnu, salah seorang pejabat langsung mendekat dan memaki-maki dengan kata-kata kasar. Baca: Geger, Warga Palembang Tewas Ditikam Tetangga di Depan Istri yang Hamil Besar.
Lihat Juga :