Pemda DIY Didesak Segera Selesaikan SOP New Normal
Selasa, 09 Juni 2020 - 09:42 WIB
Ketua DPRD DIY Nuryadi. FOTO : IST
YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY didesak segera menyelesaikan Standar Operasional prosedur ( SOP ) new normal untuk seluruh sektor. SOP new normal ini penting untuk merespon efuoria masyarakat yang sudah banyak beraktivitas di luar rumah.
Ketua DPRD DIY Nuryadi dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Selasa (9/6/2020) menegaskan pihaknya mendorong eksekutif untuk segera menyelesaian SOP seluruh sektor agar bisa dipedomani seluruh pemangku kepentingan di DIY.
“Ini merespon euforia warga DIY pada hari Sabtu (6/6/2020) dan Minggu (7/6/2020) dimana kawasan Malioboro, Tugu dan Titik Nol dipenuhi ribuan pesepeda yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, banyak yang tidak mengenakan masker dan banyak kerumunan yang rawan menjadi tempat penyebaran virus corona,” terangnya.(Baca juga : Sultan Menyapa : Menimbang New Normal, Pulihkan Ekonomi )
Nuryadi mengatakan dirinya melihat video di medsos mengenai aktivitas warga DIY dalam menyambut new normal di seumlah titik di Yogyakarta seperti di Titik Nol, Tugu dan Malioboro. Warga terlihat berkerumun dalam jumlah yang banyak. Menurut Nuryadi ini terkesan kebablasan karena seolah menganggap virus corona sudah tidak ada.“Ini berbahaya bisa menjadi pusat penyebaran COVID-19," ujarnya.
Ketua DPRD DIY Nuryadi dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Selasa (9/6/2020) menegaskan pihaknya mendorong eksekutif untuk segera menyelesaian SOP seluruh sektor agar bisa dipedomani seluruh pemangku kepentingan di DIY.
“Ini merespon euforia warga DIY pada hari Sabtu (6/6/2020) dan Minggu (7/6/2020) dimana kawasan Malioboro, Tugu dan Titik Nol dipenuhi ribuan pesepeda yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, banyak yang tidak mengenakan masker dan banyak kerumunan yang rawan menjadi tempat penyebaran virus corona,” terangnya.(Baca juga : Sultan Menyapa : Menimbang New Normal, Pulihkan Ekonomi )
Nuryadi mengatakan dirinya melihat video di medsos mengenai aktivitas warga DIY dalam menyambut new normal di seumlah titik di Yogyakarta seperti di Titik Nol, Tugu dan Malioboro. Warga terlihat berkerumun dalam jumlah yang banyak. Menurut Nuryadi ini terkesan kebablasan karena seolah menganggap virus corona sudah tidak ada.“Ini berbahaya bisa menjadi pusat penyebaran COVID-19," ujarnya.
Lihat Juga :