Selama Januari - Nopember 2021, Neraca Perdagangan Jawa Timur Defisit USD3,99 Miliar

Sabtu, 18 Desember 2021 - 03:22 WIB
Neraca perdagangan Jawa Timur mengalami defisit USD3,99 miliar selama Januari-Nopember 2021.Foto/Ilustrasi
SURABAYA - Neraca perdagangan Jawa Timur (Jatim) selama Januari - Nopember 2021 mengalami defisit sebesar USD3,99 miliar. Hal ini akibat defisit pada sektor migas sebesar USD3,30 miliar. Sedangkan neraca perdagangan sektor nonmigas mengalami surplus sebesar USD0,48 juta.

“Kondisi ini membuat kedua sektor tersebut perlu peningkatan kinerja agar neraca perdagangan Jawa Timur secara kumulatif berubah menjadi surplus di periode berikutnya. Disamping itu perlu diupayakan untuk menekan atau mengurangi defisit dari sektor migas,” kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Jumat (17/12/2021).



Baca juga: Gunung Semeru Bergolak, Awan Panas dan Aliran Lahar Bisa Capai 17 Km dari Puncak

Selama Januari - Nopember 2021, komoditas terbesar ekspor terbesar adalah tembaga dimurnikan berupa katoda dan bagian dari katoda dengan nilai USD1,62 miliar. Disusul minyak petroleum mentah USD1,38 miliar. Peringkat ketiga adalah komoditas sisa dan skrap dari logam mulia lainnya dengan nilai ekspor sebesar USD955,48 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!