Kronologi Bocah Sebatangkara Terlunta-lunta, Pernah Dijual Rp1.000.000 Kini Tinggal di Emperan Rumah
Kamis, 16 Desember 2021 - 21:17 WIB
Namun, setelah empat bulan baru diambil nenek kandungnya, Kani (71). “Empat bulan itu Farhan tidak kerasan,” ungkap Ida Rusdiana, guru sekolah Farhan di MI Almunawaroh yang berlokasi di Dusun Gadukan, Desa Glangang RT 5/RW 2 Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Kamis (16/12/2021).
Musibah terus menderanya. Di usia 9 tahun, Farhan harus jadi yatim piatu setelah ayahnya meninggal karena kecelakaan.
Baca juga: Kisah Farhan, Bocah Sebatangkara yang Pernah Dijual Ayahnya Kini Tinggal di Emperan Rumah Warga
Farhan kecil yang yatim piatu akhirnya diasuh sang nenek, Kina (71). Bersama sang nenek yang sudah renta, Farhan tinggal di emperan rumah warga dengan lebar satu meter dengan panjang 5 meter.
Rumah itu tidak punya dapur, kamar mandi. Bahkan, di depan rumah di atas sungai. Mirisnya lagi, nenek Kina yang sudah sepuh tidak punya penghasilan. Praktis keseharian keduanya mengharap belas kasihan para tetangga.
Musibah terus menderanya. Di usia 9 tahun, Farhan harus jadi yatim piatu setelah ayahnya meninggal karena kecelakaan.
Baca juga: Kisah Farhan, Bocah Sebatangkara yang Pernah Dijual Ayahnya Kini Tinggal di Emperan Rumah Warga
Farhan kecil yang yatim piatu akhirnya diasuh sang nenek, Kina (71). Bersama sang nenek yang sudah renta, Farhan tinggal di emperan rumah warga dengan lebar satu meter dengan panjang 5 meter.
Rumah itu tidak punya dapur, kamar mandi. Bahkan, di depan rumah di atas sungai. Mirisnya lagi, nenek Kina yang sudah sepuh tidak punya penghasilan. Praktis keseharian keduanya mengharap belas kasihan para tetangga.
Lihat Juga :