Festival Kolaborasi Jakarta Usung Tema Visioner, DKI Dorong Entitas Masyarakat untuk Berkontribusi
Rabu, 15 Desember 2021 - 13:59 WIB
Sebelum masuk ke acara inti, berbagai rangkaian kegiatan pre-event pun telah dan sedang digelar sejak Oktober yang lalu. Di antaranya Indonesian Contemporary Art & Design 2021, Tik Tok Challenge, Yel Yel wilayah, foto mural, festival #IniJakarta, Jakarta Zona Meriah, Pop Art Jakarta hingga Festival Kerja Bakti.
“Antusiasme warga DKI mengikuti berbagai acara menyambut Festival Kolaborasi Jakarta ini sangat tinggi. Tingkat partisipasinya jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu. Ini mengindikasikan masyarakat sangat senang berkontribusi,” ujarnya. Baca: Anies: Perempuan Memiliki Peran Sentral di Tengah Pandemi Covid-19
Pada momentum kali ini, FKJ akan menggelar bincang komunitas, diskusi kebijakan publik, diskusi pleno internasional dan Malam Apresiasi. Segala unsur di antaranya adalah universitas, rumah sakit, asosiasi, lembaga independen, peneliti, pelaku industri kreatif, media, ikatan alumni dan sebagainya akan mengambil peran dalam bincang komunitas yang akan diadakan dalam tiga hari ke depan.
Diskusi kebijakan publik akan menghadirkan para pengambil kebijakan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk berdialog bersama mengenai kebijakan-kebijakan yang tengah dan akan diimplementasikan di Ibu Kota.
Hari pertama akan digelar diskusi dengan tema lingkungan, manajemen sampah, dan ekonomi kreatif. Sementara di hari keduanya akan berlangsung diskusi tentang urban regeneration, sistem transportasi ramah lingkungan, kesehatan dan pandemi Covid-19.
Dilanjutkan dengan diskusi ekonomi, infrastruktur, lingkungan, kepemimpinan, keuangan, sektor publik dan investasi di hari ketiganya, lalu ditutup dengan diskusi pleno internasional yang membahas tema besar yaitu Rise of Resilient and Liveable City. Diskusi pleno internasional akan menghadirkan dialog dengan narasumber internasional dan menjadi ajang untuk berbagi praktik-praktik terbaik di masing-masing negara.
“Antusiasme warga DKI mengikuti berbagai acara menyambut Festival Kolaborasi Jakarta ini sangat tinggi. Tingkat partisipasinya jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu. Ini mengindikasikan masyarakat sangat senang berkontribusi,” ujarnya. Baca: Anies: Perempuan Memiliki Peran Sentral di Tengah Pandemi Covid-19
Pada momentum kali ini, FKJ akan menggelar bincang komunitas, diskusi kebijakan publik, diskusi pleno internasional dan Malam Apresiasi. Segala unsur di antaranya adalah universitas, rumah sakit, asosiasi, lembaga independen, peneliti, pelaku industri kreatif, media, ikatan alumni dan sebagainya akan mengambil peran dalam bincang komunitas yang akan diadakan dalam tiga hari ke depan.
Diskusi kebijakan publik akan menghadirkan para pengambil kebijakan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk berdialog bersama mengenai kebijakan-kebijakan yang tengah dan akan diimplementasikan di Ibu Kota.
Hari pertama akan digelar diskusi dengan tema lingkungan, manajemen sampah, dan ekonomi kreatif. Sementara di hari keduanya akan berlangsung diskusi tentang urban regeneration, sistem transportasi ramah lingkungan, kesehatan dan pandemi Covid-19.
Dilanjutkan dengan diskusi ekonomi, infrastruktur, lingkungan, kepemimpinan, keuangan, sektor publik dan investasi di hari ketiganya, lalu ditutup dengan diskusi pleno internasional yang membahas tema besar yaitu Rise of Resilient and Liveable City. Diskusi pleno internasional akan menghadirkan dialog dengan narasumber internasional dan menjadi ajang untuk berbagi praktik-praktik terbaik di masing-masing negara.
Lihat Juga :