Asal Usul Utan Kayu, Hutan Lebat Markas Tentara Mataram Serang Kompeni Belanda
Minggu, 12 Desember 2021 - 05:05 WIB
Berbicara sejarah Utan Kayu tak lengkap jika tak mengupas Kecamatan Matraman. Matraman ini dulunya medan pertempuran antara tentara Mataram dengan kompeni Belanda yang menguasai Batavia.
Baca juga: Asal Usul Warung Buncit dari Bun Tjit Pemilik Warung Kelontong Etnis Tionghoa
Dikutip dari laman Kecamatan Matraman, Minggu (12/12/2021), asal usul nama Matraman diambil dari pasukan Sultan Agung yang berasal dari kerajaan Mataram, Jawa Tengah. Saat itu, Sultan Agung bersama bala tentaranya menuju Batavia untuk menyerang pasukan VOC di bawah pimpinan Jans Pieter Coen. Sultan Agung ingin merebut wilayah Sungai Ciliwung yang menjadi jalur perdagangan yang padat.
Pusat perdagangan di jalur Ciliwung ini difokuskan di daerah Kali Baru, Tanah Abang dan dipantau langsung VOC dari Kali Besar Timur di sebelah barat Ciliwung. Dahulu, kawasan Matraman dipenuhi rawa-rawa dan semak belukar. Pasukan Mataram mendirikan benteng pertahanan, namun Belanda berhasil menguasai benteng tersebut.
Wilayah benteng itu meliputi Bweerland yang menjadi benteng kavaleri Belanda dan kantor dinas Blantweer atau markas pemadam kebakaran. Karena kekalahan itulah pasukan Mataram diusir dan jalur suplai makanan mereka diputus Belanda di sekitar Tambun, Bekasi, dan Cirebon.
Baca juga: Asal Usul Warung Buncit dari Bun Tjit Pemilik Warung Kelontong Etnis Tionghoa
Dikutip dari laman Kecamatan Matraman, Minggu (12/12/2021), asal usul nama Matraman diambil dari pasukan Sultan Agung yang berasal dari kerajaan Mataram, Jawa Tengah. Saat itu, Sultan Agung bersama bala tentaranya menuju Batavia untuk menyerang pasukan VOC di bawah pimpinan Jans Pieter Coen. Sultan Agung ingin merebut wilayah Sungai Ciliwung yang menjadi jalur perdagangan yang padat.
Pusat perdagangan di jalur Ciliwung ini difokuskan di daerah Kali Baru, Tanah Abang dan dipantau langsung VOC dari Kali Besar Timur di sebelah barat Ciliwung. Dahulu, kawasan Matraman dipenuhi rawa-rawa dan semak belukar. Pasukan Mataram mendirikan benteng pertahanan, namun Belanda berhasil menguasai benteng tersebut.
Wilayah benteng itu meliputi Bweerland yang menjadi benteng kavaleri Belanda dan kantor dinas Blantweer atau markas pemadam kebakaran. Karena kekalahan itulah pasukan Mataram diusir dan jalur suplai makanan mereka diputus Belanda di sekitar Tambun, Bekasi, dan Cirebon.
(jon)
Lihat Juga :