Viral! Sosok Penjaga Perlintasan KA Hadang Pemotor yang Nekat Lintasi Rel

Rabu, 08 Desember 2021 - 14:13 WIB
Baca juga: Hari Kelima Pasca Erupsi Semeru, Ratusan Area Masih Terkubur Material Vulkanik

Dari sanalah ia akhirnya bergerak ingin menolong sesama. Apalagi pihak pemerintah desa menunjuk dirinya sebagai penjaga perlintasan kereta. "Bisa menolong sesama, karena disini sering kali terjadi kecelakaan. Karena tidak ada palang pintu," ucap Suyitno, ditemui di lokasi.

Dari tugasnya menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu ini ia diberikan upah Rp 5.000 setiap hari atau Rp 1.825.000 dalam setahun. Meski tak sebanding dengan yang ia dapatkan, namun Pak Yit ikhlas melakukannya demi menolong sesama.

"Desa kemudian menunjuk saya sebagai petugas, awalnya hanya membantu saja, agar warga melintas aman dan tak sampai ada kecelakaan," tuturnya.

"Saya digaji dua juta oleh Desa, kalau dihitung ya Rp 5.000 satu harinya. Kerja mulai setengah 5 pagi sampai jam 9 malam," tambahnya.

Kendati demikian, Suyitno tak mempermasalahkan besaran upah yang diberikan. Meskipun bagi dirinya sangat tidak cukup untuk membantu kebutuhan sehari-hari.

"Itu dari desa, sebagai apresiasi saya mau kerja jaga palang pintu. Saya terima saja, rejekinya memang segitu," ujar bapak satu anak ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!