Situasi Kaimana Kondusif, Polisi Amankan 1 Orang Diduga Provokator
Selasa, 07 Desember 2021 - 18:38 WIB
KAIMANA - Polisi berhasil mengendalikan situasi pascademo anarkis hingga pengrusakan RSUD Kaimana dan Puskesmas , Selasa (7/12/2021).
Kapolres Kaimana Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) I Ketut Widiarta mengatakan, situasi terkini pasca kejadian anarkis sejumlah oknum warga Kaimana telah kondusif.
Pihak kepolisian terus membangun dialog dengan warga masyakarat yang menyatakan menolak vaksinasi akibat diduga adanya salah seorang warga yang meninggal dunia usai divaksin.
“Jadi untuk pascakejadian tadi, sampai saat ini situasi aman, dan kondusif. Untuk Kegiatan tadi, telah dilakukan dialog dengan pihak masyakarat yang menyatakan dirinya menolak vaksinasi. Karena ada warga yang meninggal, katanya warga akibat vaksinasi,” kata Kapolres kepada MPI.
Penyebab kematian menurut Widiarta, masih dalam penyelidikan polisi. “Penyebab kematian warga tersebut kan belum bisa dibuktikan karena sementara kita masih melakukan penyelidikan, apa penyebab kematian warga tersebut"tambah Widiarta.
Widiarta menjelaskan, adanya informasi yang menyebutkan seorang warga meninggal dunia usai divaksin memantik reaksi warga untuk bertindak anarkis. Pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Kapolres Kaimana Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) I Ketut Widiarta mengatakan, situasi terkini pasca kejadian anarkis sejumlah oknum warga Kaimana telah kondusif.
Pihak kepolisian terus membangun dialog dengan warga masyakarat yang menyatakan menolak vaksinasi akibat diduga adanya salah seorang warga yang meninggal dunia usai divaksin.
“Jadi untuk pascakejadian tadi, sampai saat ini situasi aman, dan kondusif. Untuk Kegiatan tadi, telah dilakukan dialog dengan pihak masyakarat yang menyatakan dirinya menolak vaksinasi. Karena ada warga yang meninggal, katanya warga akibat vaksinasi,” kata Kapolres kepada MPI.
Penyebab kematian menurut Widiarta, masih dalam penyelidikan polisi. “Penyebab kematian warga tersebut kan belum bisa dibuktikan karena sementara kita masih melakukan penyelidikan, apa penyebab kematian warga tersebut"tambah Widiarta.
Widiarta menjelaskan, adanya informasi yang menyebutkan seorang warga meninggal dunia usai divaksin memantik reaksi warga untuk bertindak anarkis. Pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Lihat Juga :
tulis komentar anda