Perhimpunan Ojol Jatim Harap Tidak Ada PSBB Jilid 4 di Surabaya Raya
Senin, 08 Juni 2020 - 10:15 WIB
Daniel juga berpesan pada rekan-rekan ojol, misalkan nantinya ojol di Surabaya Raya boleh mengangkut penumpang lagi seperti yang berlaku di Jakarta saat ini, agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Mulai dari kelengkapan atribut hingga meminimalisasi kontak dengan penumpang.
Sementara itu, penumpang diminta untuk membawa helm sendiri untuk menekan potensi penyebaran Covid-19. "Jadi, antara ojol dan penumpang bisa sama-sama mematuhi protokol kesehatan dan mengutamakan keselamatan masing-masing," pesan Daniel.
PDOI Jawa Timur juga berharap wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo) dapat diaktifkan kembali fitur layanan penumpang oleh aplikator seperti halnya yang akan diterapkan di Jakarta, pada waktu tidak terlalu lama lagi.
"Kami berharap, agar aspirasi dari rekan-rekan ojol ini bisa didengar dan dikabulkan oleh Bu Khofifah selaku Gubernur Jawa Timur serta Bu Risma selaku Walikota Surabaya. Sehingga tidak ada lagi PSBB Jilid 4. Sudah cukup sampai 3 jilid saja," harap relawan kemanusiaan ini.
Sementara itu, penumpang diminta untuk membawa helm sendiri untuk menekan potensi penyebaran Covid-19. "Jadi, antara ojol dan penumpang bisa sama-sama mematuhi protokol kesehatan dan mengutamakan keselamatan masing-masing," pesan Daniel.
PDOI Jawa Timur juga berharap wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo) dapat diaktifkan kembali fitur layanan penumpang oleh aplikator seperti halnya yang akan diterapkan di Jakarta, pada waktu tidak terlalu lama lagi.
"Kami berharap, agar aspirasi dari rekan-rekan ojol ini bisa didengar dan dikabulkan oleh Bu Khofifah selaku Gubernur Jawa Timur serta Bu Risma selaku Walikota Surabaya. Sehingga tidak ada lagi PSBB Jilid 4. Sudah cukup sampai 3 jilid saja," harap relawan kemanusiaan ini.
(msd)
Lihat Juga :