Pasar Smart Rakyat Pertama Hadir di Salulemo, Transaksi Pakai QRIS

Jum'at, 03 Desember 2021 - 15:46 WIB
"Bicara spektrum pemerintah itu luas sekali, butuh kolaborasi karena pemerintah tidak bisa sendirian. Kita semua harus mengambil bagian. Semoga pemanfaatan pasar ini dapat dikelola secara profesional sehingga memberi nilai tambah bagi masyarakat. Hadirnya pasar yang representatif ini tentu akan semakin memaksimalkan pemasaran hasil-hasil produk pertanian dan perkebunan masyarakat yang muaranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas bupati periode kedua ini yang hadir bersama Ketua DPRD Luwu Utara, Basir, Sekda Luwu Utara, Armiady, dan Kapolres Luwu Utara, Alfian Nurnas.

Anggota DPRD Luwu Utara , Jabir Budala, sekaligus merupakan penasihat Pasar Smart Rakyat Salulemo melaporkan, pasar ini menjadi salah satu ikon pusat perekonomian di Desa Salulemo yang akan menampung sekira 212 pedagang.

Baca Juga: Luwu Utara Tuntaskan Tahapan Presentasi KIPP Tingkat Kabupaten

“Pasar ini pertama kali dibangun sejak 1978 di bawah naungan Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu pada waktu itu. Dan alhamdulillah saat ini dengan dukungan dari tokoh masyarakat kita, kini pasar swadaya ini masuk kategori kelas II dengan fasilitas meliputi kios, los basah, los kering dengan kelengkapan fasilitas umum seperti mushollah, kantor pengelola, toilet, pos keamanan, tempat sampah, dan paling penting adalah tempat parkir sehingga tidak lagi mengganggu lalu lintas di jalan poros Salulemo ini,” tutur Jabir.

Diketahui sebelum meresmikan pasar, bersama Pimpinan Cabang BNI Palopo, Andi Edi Sulaiman, Bupati Luwu Utara menyerahkan secara simbolis penyaluran fasilitas Agen BNI 45, Kredit Usaha Rakyat senilai Rp 50 juta, dan QRIS.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!