8 Kabupaten/Kota di Sumsel Belum Anggarkan Insentif, Nasib Guru Honorer Tak Jelas
Jum'at, 03 Desember 2021 - 10:04 WIB
Ketua PGRI Provinsi Sumsel, Ahmad Zulinto. Foto SINDOnews
PALEMBANG - Hingga saat ini, dana insentif bagi guru honorer di delapan kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan(Sumsel) belum dicairkan. Hal tersebut dikarenakan pemerintah daerah setempat belum menganggarkan insentif bagi guru honorer.
Ketua PGRI Provinsi Sumsel, Ahmad Zulinto mengatakan bahwa ada delapan kabupaten/kota di Sumsel yang belum menganggarkan dana insentif bagi guru honorer. Baca juga: Ketua DPR-PGRI Komitmen Perjuangkan Nasib Guru Honorer Menjadi ASN
"Delapan daerah tersebut yakni Lubuk Linggau, Ogan Ilir, Empat Lawang, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Pagaralam," ujar Zulinto, Jumat (3/12/2021).
Dengan belum dianggarkannya dana insentif guru honorer tersebut, Zulinto meminta kepada delapan daerah tersebut untuk segera menganggarkan dana insentif bagi guru honorer. "Kami minta pemerintah kabupaten/kota segera menganggarkan dana itu," ucapnya.
Ketua PGRI Provinsi Sumsel, Ahmad Zulinto mengatakan bahwa ada delapan kabupaten/kota di Sumsel yang belum menganggarkan dana insentif bagi guru honorer. Baca juga: Ketua DPR-PGRI Komitmen Perjuangkan Nasib Guru Honorer Menjadi ASN
"Delapan daerah tersebut yakni Lubuk Linggau, Ogan Ilir, Empat Lawang, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Pagaralam," ujar Zulinto, Jumat (3/12/2021).
Dengan belum dianggarkannya dana insentif guru honorer tersebut, Zulinto meminta kepada delapan daerah tersebut untuk segera menganggarkan dana insentif bagi guru honorer. "Kami minta pemerintah kabupaten/kota segera menganggarkan dana itu," ucapnya.
Lihat Juga :