Reuni 212, FUIB Sulsel Minta Pemerintah Jaga Ulama dari Kriminalisasi

Kamis, 02 Desember 2021 - 21:29 WIB
Keempat, FUIB Sulsel meminta pemerintah dan aparat penegak hukum melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para kelompok perongrong pemecah kedaulatan bangsa, seperti lembaga teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kelima, pihaknya juga meminta pemerintah dan aparat penegak hukum untuk terus berfokus serta gencar melakukan pemberantasan terhadap tindak pidana korupsi serta menindak pelaku dan penyebar pornografi dan pornoaksi tanpa pandang bulu.

Keenam, FUIB Sulsel juga meminta pemerintah dan aparat keamanan agar menjaga alim ulama dan para tokoh agama Islam dari segala macam tindakan kriminalisasi hukum. "Adapun mereka yang telah berhadapan dengan hukum agar sepantasnya diperlakukan secara manusiawi dengan perlakuan yang proporsional tentunya," ujar Ustaz Muchtar.

Baca Juga: Massa Reuni 212 Bubar, Kondisi Jakarta Aman Terkendali

Ketujuh atau yang terakhir, FUIB Sulsel memintab aparat penegak hukum agar tetap mengusut dalang atau aktor inteletual di balik pembantaian 6 laskar pengawal Imam Besar Umat Islam Habib Rizieq Shihab. Ustaz Muchtar menyebut sudah sepantasnya penegak hukum menyeret mereka ke pengadilan dan mengganjar hukuman yang setimpal, bersama dengan para pelaku yang sebelumnya sudah ditangkap.

Pada kesempatan itu, Ustaz Muchtar mewakili FUIB Sulsel mengajak seluruh komponen umat dan bangsa agar selalu memperbanyak doa kebaikan bersama. Tidak kalah penting untuk senantiasa bersatu menjaga NKRI, Pancasila, dan UUD 1945, serta bahu-membahu merawat kebersamaan dalam kebhinekaan NKRI.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!