Pria yang Tempel Alat Vital di Buku Doa Jalani Tes Kejiwaan

Rabu, 01 Desember 2021 - 20:57 WIB
“Yang tahu psikolog. Jadi, menentukan ODGJ atau enggak itu kan perlu psikolog, ini membutuhkan pertanyaan-pertanyaan, membutuhkan kedekatan-kedekatan seperti itu dari pihak psikolog atau psikiater,” jelas Erna.

Pelaku BF diberi pendampingan dalam menjalankan observasi. Meski disediakan dari kepolisian, pelaku juga diberikan pendampingan dari rumah sakit tempat observasi.

Baca juga: Polisi Sebut BF Menempelkan Alat Vitalnya ke Buku Doa, Bukan Al Quran

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Supriyadi sebelumnya mengatakan, BF bukan menempelkan alat kelaminnya di Alquran melainkan di buku kumpulan doa. Pelaku mengeluarkan kemaluannya dari dalam celana lalu digesek-gesekkan ke buku doa-doa yang menyerupai Alquran bersampul warna merah lalu diunggahnya di ponselnya.

Polisi tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut terhadap tersangka BF sekaligus mengamankan barang bukti.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!