Kronologi Dugaan Pengaturan Skor di Liga 3 Jawa Timur
Sabtu, 27 November 2021 - 02:55 WIB
Zha menambahkan, ia pun usai menerima tawaran uang mengatur skor itu ia melaporkan ke PSSI. Namun usai laga melawan NZR Sumbersari, ia kembali mendapat tawaran uang dari seseorang untuk mengalah ke Persema Malang.
"Langsung saya laporkan Komdis PSSI Jatim, ketika itu semua rekaman bukti - buktinya, sudah saya serahkan, saya dipanggil (Komdis PSSI). Besoknya langsung lawan Persema, saya ditawari lagi sama orang, langsung saya tolak, karena saya tahu track recordnya, sampai akhirnya ada telepon yang mengaku bernama Ansori," ungkapnya.
Bahkan timnya Gestra Paranane FA juga memecat dua pemain dan satu official tim yang diduga kuat melakukan pertemuan dengan seseorang. Kedua pemain itu datang dan menyampaikan pengakuan ke dirinya ada tawaran dari seseorang untuk mengatur skor pertandingan.
Baca juga: Tunggu Pemeriksaan Black Box Mobil Vanessa Angel di Jepang, Penahanan Tubagus Joddy Diperpanjang
"Langsung ke saya ngomongnya, langsung ke saya. Terbukti atau enggaknya itu urusan Komdis (PSSI), yang jelas mereka besok lawan Persema hari ini mereka ketemu sama kitmannya Persema. Dan di luar mereka ngopi, dan disitu ada orang-orang yang biasa mengatur skor, dan orang-orang sudah tahulah siapa," terangnya.
"Langsung saya laporkan Komdis PSSI Jatim, ketika itu semua rekaman bukti - buktinya, sudah saya serahkan, saya dipanggil (Komdis PSSI). Besoknya langsung lawan Persema, saya ditawari lagi sama orang, langsung saya tolak, karena saya tahu track recordnya, sampai akhirnya ada telepon yang mengaku bernama Ansori," ungkapnya.
Bahkan timnya Gestra Paranane FA juga memecat dua pemain dan satu official tim yang diduga kuat melakukan pertemuan dengan seseorang. Kedua pemain itu datang dan menyampaikan pengakuan ke dirinya ada tawaran dari seseorang untuk mengatur skor pertandingan.
Baca juga: Tunggu Pemeriksaan Black Box Mobil Vanessa Angel di Jepang, Penahanan Tubagus Joddy Diperpanjang
"Langsung ke saya ngomongnya, langsung ke saya. Terbukti atau enggaknya itu urusan Komdis (PSSI), yang jelas mereka besok lawan Persema hari ini mereka ketemu sama kitmannya Persema. Dan di luar mereka ngopi, dan disitu ada orang-orang yang biasa mengatur skor, dan orang-orang sudah tahulah siapa," terangnya.
Lihat Juga :