Ungkap Bandar Besar Narkoba, Gubernur Khofifah Apresiasi Polda Jatim
Sabtu, 06 Juni 2020 - 20:30 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Di tengah pandemi COVID-19, jajaran Polda Jatim berhasil mengungkap sejumlah kasus narkoba.
Di antaranya, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menembak mati bandar narkoba berinisial HIS (39) lantaran melawan petugas saat hendak ditangkap. Petugas mengamankan barang bukti narkoba berupa sabu-sabu sebanyak 100 kilogram (kg). (Baca juga: 17 Anak Buah Bandar Pemilik 100 Kg Sabu Diringkus Polisi )
Tak hanya sabu, Polrestabes Surabaya juga mengamankan 4000 butir pil happy five. Banyaknya sabu yang disita dalam satu kasus ini menjadi rekor baru di Polrestabes Surabaya bahkan Polda Jatim dan jajaran.
Selain itu, juga keberhasilan atas penggagalan peredaran ratusan kilogram sabu-sabu, ribuan ekstasi, jutaan butir double L (pil koplo) hingga jenis narkoba lainnya.
"Terimakasih kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran beserta jajarannya, serta jajaran Polrestabes Surabaya atas semua kerja kerasnya. Sehingga, hal ini tentunya bisa memberi rasa tenang dan aman bagi masyarakat Jatim," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela- sela kunjungannya bersama Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim ke Pondok Pesantren Lirboyo dan Ploso Kediri, Sabtu (6/6/2020).
Menurut dia, pengungkapan kasus narkoba itu merupakan wujud kerja keras jajaran kepolisian meskipun di tengah pandemi COVID-19. Utamanya, untuk penegakan hukum pada kejahatan yang mendapat perhatian publik. "Keberhasilan mengungkap kasus narkoba ini akan menyelamatkan generasi muda yang merupakan penerus bangsa dari ancaman bahaya narkoba," kata dia.
Di antaranya, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menembak mati bandar narkoba berinisial HIS (39) lantaran melawan petugas saat hendak ditangkap. Petugas mengamankan barang bukti narkoba berupa sabu-sabu sebanyak 100 kilogram (kg). (Baca juga: 17 Anak Buah Bandar Pemilik 100 Kg Sabu Diringkus Polisi )
Tak hanya sabu, Polrestabes Surabaya juga mengamankan 4000 butir pil happy five. Banyaknya sabu yang disita dalam satu kasus ini menjadi rekor baru di Polrestabes Surabaya bahkan Polda Jatim dan jajaran.
Selain itu, juga keberhasilan atas penggagalan peredaran ratusan kilogram sabu-sabu, ribuan ekstasi, jutaan butir double L (pil koplo) hingga jenis narkoba lainnya.
"Terimakasih kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran beserta jajarannya, serta jajaran Polrestabes Surabaya atas semua kerja kerasnya. Sehingga, hal ini tentunya bisa memberi rasa tenang dan aman bagi masyarakat Jatim," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela- sela kunjungannya bersama Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim ke Pondok Pesantren Lirboyo dan Ploso Kediri, Sabtu (6/6/2020).
Menurut dia, pengungkapan kasus narkoba itu merupakan wujud kerja keras jajaran kepolisian meskipun di tengah pandemi COVID-19. Utamanya, untuk penegakan hukum pada kejahatan yang mendapat perhatian publik. "Keberhasilan mengungkap kasus narkoba ini akan menyelamatkan generasi muda yang merupakan penerus bangsa dari ancaman bahaya narkoba," kata dia.
Lihat Juga :