Perempuan Masih Enggan Menggunakan Alat Kontrasepsi, Ini Kata DKT Indonesia

Sabtu, 20 November 2021 - 18:55 WIB
Padahal, urusan merencanakan jumlah anak berimbas signifikan terhadap perkembangan suatu negara, bukan cuma perkara privat yang tak semestinya dijamah pihak luar.

Menurut PBB, dengan mengatur dan mengendalikan jumlah kelahiran maka ekonomi ekonomi dan kesejahteraan keluarga bisa semakin kuat. Manfaatnya secara kumulatif adalah berkontribusi terhadap pengurangan kemiskinan dan berdampak positif pada pembangunan.

Bagi masyarakat kota yang sudah sering mendapatkan edukasi mengenai keluarga berencana, mereka sudah paham akan pentingnya mengenakan alat kontrasepsi.

Baca juga: Pejabat Cantik di Aceh Tengah Ini Tega Tuntut Ibu yang Melahirkannya Bayar Kerugian Rp700 Juta

Namun, bagi masyarakat pedesaan, banyak yang belum memahami akan pentingnya menggunakan alat kontrasepsi. Bahkan, mereka juga masih termakan oleh mitos-mitos seputar KB yang membuat mereka enggan melakukan hal tersebut.

Menurut Marketing Manager DKT Indonesia Cut Vellayati, selain mitos-mitos yang beredar, banyak juga perempuan yang belum memahami apakah mereka perlu mengenakan alat kontrasepsi atau tidak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!