Bantu Tangani Pasien Covid-19, RSI Surabaya Ahmad Yani Tambah Ruang Isolasi

Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:30 WIB
“Sebelumnya, kami punya enam ruangan. Sekarang ditambah 18 ruangan, dan nantinya akan kami tambah enam ruangan lagi. Jadi total seluruhnya jadi 30 ruangan. Semua standar kesehatan ya, jadi tidak perlu khawatir. Ini kami siapkan walau RSI Surabaya Ahmad Yani bukan rumah sakit rujukan Covid-19,” jelas dr Samsul.

dr Samsul yang juga sebagai Wakil Ketua Persi Jatim pernah mengatakan anggota Persi Jatim walau bukan rumah sakit rujukan Covid-19 tapi diimbau untuk menyediakan ruang isolasi. Bagi yang sudah memiliki, bisa dengan menambah jumlah ruangan dan jumlah tempat tidur.

Rumah sakit bukan rujukan setidaknya bisa membantu rumah sakit rujukan Covid-19 yang sudah overload. “Misalnya rumah sakit bukan rujukan untuk menangani pasien tanpa gejala atau yang PDP (pasien dalam pengawasan) dan sejenisnya,” katanya.

“Jangan sampai, pasien yang baru PDP (pasien dalam pengawasan) juga dimasukkan ke rumah sakit rujukan. Jadinya penuh rumah sakit rujukannya. Yang masih PDP, bisa ke rumah sakit lain yang bukan termasuk rujukan namun sudah memiliki fasilitas ruang isolasi yang memadai,” tambah dr Samsul.

Memang untuk membuat ruang isolasi yang sesuai dengan standar kesehatan dibutuhkan biaya yang mahal. Satu ruangan biayanya antara Rp 70 juta hingga Rp 80 juta. Standarisasinya itu misalnya tekanan udara di ruangan harus negatif, ventilator dengan standar tinggi dan sebagainya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!