Bacakan Pembelaan di Persidangan dengan Terisak, Valencya: Saya Ibu Merangkap Ayah
Kamis, 18 November 2021 - 19:15 WIB
Baca juga: Aspidum Kejati Jabar Dimutasi ke Jakarta Buntut Kasus Istri Marahi Suami Dituntut 1 Tahun
Puluhan orang tetap bertahan di dalam ruangan. "Mohon sebagian pengunjung keluar luar sidang karena sudah penuh. Kalau tidak sidang akan kita tunda," kata petugas pengadilan.
Valencya membacakan langsung pledoi selama kurang lebih 30 menit. Valencya sempat berhenti beberapa kali untuk menyeka air mata. Ia menangis di sela-sela membacakan pleidoi. Dalam pleidoinya, Valencya meminta keadilan.
"Saya ibu merangkap ayah. Saya bukan pembunuh, perampok, atau koruptor. Saya mohon keadilan dan perlindungan yg seadil-adilnya. Saya percaya masih ada keadilan di negeri ini," kata Valencya.
Puluhan orang tetap bertahan di dalam ruangan. "Mohon sebagian pengunjung keluar luar sidang karena sudah penuh. Kalau tidak sidang akan kita tunda," kata petugas pengadilan.
Valencya membacakan langsung pledoi selama kurang lebih 30 menit. Valencya sempat berhenti beberapa kali untuk menyeka air mata. Ia menangis di sela-sela membacakan pleidoi. Dalam pleidoinya, Valencya meminta keadilan.
"Saya ibu merangkap ayah. Saya bukan pembunuh, perampok, atau koruptor. Saya mohon keadilan dan perlindungan yg seadil-adilnya. Saya percaya masih ada keadilan di negeri ini," kata Valencya.
Lihat Juga :