ART Tersangka Penggelapan Rp17 Miliar Milik Nirina Zubir Dipajang di Polda Metro Jaya
Kamis, 18 November 2021 - 14:10 WIB
Tiga tersangka penggelapan sertifikat tanah Rp17 miliar milik keluarga Nirina Zubir dipajang di Polda Metro Jaya, Kamis (18/11/2021). Ketiganya yakni ART Riri Khasmita dan suaminya Edrianto serta Faridah. Foto: MPI/Indra Purnomo
JAKARTA - Tiga tersangka penggelapan sertifikat tanah Rp17 miliar milik keluarga Nirina Zubir dipajang di Polda Metro Jaya, Kamis (18/11/2021). Ketiganya yakni Asisten Rumah Tangga (ART) Riri Khasmita dan suaminya Edrianto serta Faridah.
Sedangkan, dua tersangka lain belum ditangkap dari PPAT yaitu Ina Rosiana dan Edwin Ridwan. Mereka dijerat pasal penggelapan, pemalsuan dokumen hingga pencucian uang. "Kejadian ini pada Juni 2015 hingga Juli 2019," ujar Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi, Kamis (18/11/2021).
Baca juga: Polisi Blokir Rekening 5 Tersangka Penggelapan Sertifikat Tanah Keluarga Artis Nirina Zubir
Nirina menjadi korban penggelapan. Tak tanggung-tanggung, aset keluarga besar Nirina mencapai Rp17 miliar digasak ART-nya. Istri Ernest Cokelat ini menjelaskan sebelum ibunda meninggal dunia dirinya sempat meminta tolong pada Riri untuk mengurus aset miliknya yang berupa surat tanah. Pasalnya, ibu kandung Nirina mengira surat tanah miliknya telah hilang.
Sedangkan, dua tersangka lain belum ditangkap dari PPAT yaitu Ina Rosiana dan Edwin Ridwan. Mereka dijerat pasal penggelapan, pemalsuan dokumen hingga pencucian uang. "Kejadian ini pada Juni 2015 hingga Juli 2019," ujar Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi, Kamis (18/11/2021).
Baca juga: Polisi Blokir Rekening 5 Tersangka Penggelapan Sertifikat Tanah Keluarga Artis Nirina Zubir
Nirina menjadi korban penggelapan. Tak tanggung-tanggung, aset keluarga besar Nirina mencapai Rp17 miliar digasak ART-nya. Istri Ernest Cokelat ini menjelaskan sebelum ibunda meninggal dunia dirinya sempat meminta tolong pada Riri untuk mengurus aset miliknya yang berupa surat tanah. Pasalnya, ibu kandung Nirina mengira surat tanah miliknya telah hilang.
Lihat Juga :