Pembangunan Wisata Cimory Dairyland Gowa Ditarget Rampung 2023

Senin, 15 November 2021 - 17:53 WIB
"Meskipun pandemi Covid-19 masih melanda namun dengan masuknya investasi di Gowa mampu mendorong pembangunan daerah seperti yang dilakukan PT WSP ini," ungkapnya.

Ia menyebutkan, Cimory Dairyland nantinya akan mempromosikan hasil susu perah yang dikelola oleh perusahaan daerah dan masyarakat lokal yang ada di Kecamatan Tombolopao.

Olahan susu tersebut, nantinya dikemas dengan nama Malino Milk yang kualitasnya tidak jauh berbeda dari Cimory Milk. Olahan susu sapi perah yang akan dibeli pihak PT WSP nantinya diperkirakan sekitar 2.000 hingga 3 000 liter setiap harinya dengan standar yang telah ditentukan.

"Jadi PT WSP ini adalah offteker yang akan membeli susu sapi perah yang dihasilkan peternak kita di Tombolopao. Sehingga nantinya ketika sapi perah ini berproduksi maka Perusda tidak lagi mencari pasar tapi langsung dibeli oleh PT WSP," jelasnya.

Baca Juga: Ekosistem Digital Gojek Jadi Andalan Usaha Kuliner di Gowa Bangkit Hadapi Pandemi

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga meminta agar pada proses pembangunan hingga pengoperasian Cimory Dairyland mampu menyerap 60-70 persen tenaga kerja yang tinggal disekitar wilayah pembangunan.

Hal ini selain menarik wisatawan, juga akan memenuhi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!