WFH Berakhir, Mulai Hari Ini PNS di Kebumen Ngantor Lagi

Jum'at, 05 Juni 2020 - 17:32 WIB
Menurutnya,tahap normal baru ini penting karena Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan tapi juga ekonomi. denyut nadi ekonomi harus cepat pulih lantaran erat kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat.

Yazid mengungkapkan, terkini jumlah kasus Covid-19 di Kebumen mencapai 34 orang. Angka ini stagnan nyaris dua pekan terakhir. di sisi lain, pasien sembuh terus bertambah. (Baca juga: Mundur dari Bakal Calon Wali Kota Solo, Purnomo Pasrah ke Partai )

“Dari 34 pasien Covid-19, sebanyak 30 orang dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Sedangkan, pasien yang masih dalam perawatan dua orang dan meninggal dua orang,” jelasnya.

Dua pasien positif yang masih dirawat, yaitu TRI (38), laki-laki, warga Kecamatan Sadang, dirawat di RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun. Kemudian, UK (44), warga Kecamatan Petanahan, dirawat di RS PKU Muhammadiyah Petanahan.

Orang Dengan Pemantauan (ODP) tercatat 2.972 orang, 2.794 orang diantaranya telah selesai pemantauan. Sedangkan 178 orang masih dalam pemantauan."Mudah-mudahan minggu ini sudah zero. Saya yakin sebentar lagi semua pasien positif sembuh," ujarnya. (Baca juga: Masa PSBB Transisi, Anies Minta Warga Disiplin dan Saling Mengawasi )

Bupati mengapresiasi para tenaga medis, para relawan dan semua pihak yang telah bekerja keras menangani Covid-19. Kabar baik ini menjadi salah satu persiapan tahap new normal atau normal baru setelah sekitar tiga bulan masa pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!