Ratusan Rumah di Petogogan Jaksel Terendam Banjir
Minggu, 07 November 2021 - 21:07 WIB
Baca Juga : 11 Warga Pinggir Kali Pesanggrahan Depok Terjebak Banjir
Adapun derasnya air juga turut membawa sampah-sampah-sampah berupa plastik hingga batang kayu. Menurut pengakuan warga banjir telah merendam pemukimannya sejak 15.00 WIB sore tadi. ”Mulai banjir siang ya sekitar jam dua atau jam tiga, kalau sekarang sudah mulai surut, mungkin karena tadi juga ada hujan deras,” kata Eko, warga setempat.
Eko mengatakan saat warganya belum menerima bantuan dari pihak manapun. Hanya menurutnya, ada beberapa petugas pemadam yang menyambangi lokasi tersebut. ”Tadi sih sempat ada ya petugas pemadam kebakaran, control, melihat kondisi sini. Cuman kalau bantuan itu belum,” tuturnya.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Mustajab mengatakan, banjir belum surut akibat ketinggian air di Kali Krukut belum normal.”Belum (surut), karena Kali Krukut belom normal,” kata Mustajab, Minggu (7/11/2021).
Mustajab menambahkan bahwa pompa mobile dikerahkan apabila kondisi Kali Krukut kembali normal. Sebab, apabila di pompa masih terjadi genangan akan berbalik. ”Kalau kondisi belum normal air berbalik , kalau sudah normal baru dibantu percepatan dengan pompa,” ujarnya.
Adapun derasnya air juga turut membawa sampah-sampah-sampah berupa plastik hingga batang kayu. Menurut pengakuan warga banjir telah merendam pemukimannya sejak 15.00 WIB sore tadi. ”Mulai banjir siang ya sekitar jam dua atau jam tiga, kalau sekarang sudah mulai surut, mungkin karena tadi juga ada hujan deras,” kata Eko, warga setempat.
Eko mengatakan saat warganya belum menerima bantuan dari pihak manapun. Hanya menurutnya, ada beberapa petugas pemadam yang menyambangi lokasi tersebut. ”Tadi sih sempat ada ya petugas pemadam kebakaran, control, melihat kondisi sini. Cuman kalau bantuan itu belum,” tuturnya.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Mustajab mengatakan, banjir belum surut akibat ketinggian air di Kali Krukut belum normal.”Belum (surut), karena Kali Krukut belom normal,” kata Mustajab, Minggu (7/11/2021).
Mustajab menambahkan bahwa pompa mobile dikerahkan apabila kondisi Kali Krukut kembali normal. Sebab, apabila di pompa masih terjadi genangan akan berbalik. ”Kalau kondisi belum normal air berbalik , kalau sudah normal baru dibantu percepatan dengan pompa,” ujarnya.
(ams)
Lihat Juga :