Uang Elektronik Digunakan di Transportasi Publik, Nomor 1 Asyik untuk Keliling Jakarta
Sabtu, 06 November 2021 - 19:11 WIB
Contohnya adalah Brizzi dari bank BRI, Flazz milik bank BCA, Tapcash, Kartu Aku dan Rail Card dari bank BNI. Adapun jenis kartu lainnya adalah e-money dan e-Toll card milik bank Mandiri dan JakCard dari bank DKI.
Sementara itu, tarif yang dipatok bagi para penumpang Transjakarta adalah Rp3.500. Baca juga: Integrasi Transportasi Publik Segera Terwujud
Penggunaan kartu prabayar ini dinilai sangat praktis. Sebab, penumpang hanya tinggal tap in di pintu masuk.
Ongkos perjalanan akan dipotong dari saldo yang ada di dalam masing-masing kartu tersebut. Jika akan keluar halte, penumpang juga harus melakukan tap out. Namun, tap out ini tidak akan memotong saldo. Pihak pengelola hanya akan mengambil data terkait lokasi tujuan pelanggan. Nantinya, data tersebut akan digunakan untuk memperbaiki pelayanan dan rute agar lebih maksimal.
2. KRL Commuter Line
Uang elektronik juga bisa digunakan untuk menaiki moda transportasi KRL atau KAI Commuter Line. Jenis kartu yang paling banyak digunakan adalah kartu multi trip atau KMT yang dikeluarkan oleh PT KAI.
Sementara itu, tarif yang dipatok bagi para penumpang Transjakarta adalah Rp3.500. Baca juga: Integrasi Transportasi Publik Segera Terwujud
Penggunaan kartu prabayar ini dinilai sangat praktis. Sebab, penumpang hanya tinggal tap in di pintu masuk.
Ongkos perjalanan akan dipotong dari saldo yang ada di dalam masing-masing kartu tersebut. Jika akan keluar halte, penumpang juga harus melakukan tap out. Namun, tap out ini tidak akan memotong saldo. Pihak pengelola hanya akan mengambil data terkait lokasi tujuan pelanggan. Nantinya, data tersebut akan digunakan untuk memperbaiki pelayanan dan rute agar lebih maksimal.
2. KRL Commuter Line
Uang elektronik juga bisa digunakan untuk menaiki moda transportasi KRL atau KAI Commuter Line. Jenis kartu yang paling banyak digunakan adalah kartu multi trip atau KMT yang dikeluarkan oleh PT KAI.
Lihat Juga :