3 Tipe PSK Online, Nomor 2 dan 3 Tak Terbelenggu Siapa pun

Selasa, 02 November 2021 - 15:05 WIB
3. PSK yang bekerja sambilan atau sampingan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sekunder atau tersier dan menyalurkan hasrat seksual.

Melihat kondisi demikian, dia melihat faktor ekonomi tak serta-merta menjadi alasan seseorang terjun menjadi PSK. Mengutip dari peneliti University of British Columbia Mohammad Karamouzian, selain faktor ekonomi ada juga faktor kerentanan diri (vulnerability) yang menjadikan seseorang terjun ke bisnis esek-esek.

"Bagi individu yang menjual jasa seks biasanya mereka memiliki profil psikologis khas yang cukup rentan seperti memiliki riwayat luka dan trauma masa lalu, memiliki keadaan hidup yang sulit atau tak jarang beberapa juga sekadar ingin menyalurkan hasrat sekaligus mendapatkan keuntungan," ujar Kasandra, Selasa (2/11/2021).

Baca juga: Tarif Rere PSK Online: Sebelum Hamil Rp500 Ribu Setelah Berbadan Dua Rp1,2 Juta

Beberapa faktor pendukung lain yang mendukung seseorang menjual diri karena kesempatan terbatas dalam bekerja serta memiliki kondisi khusus seperti kondisi medis yang membutuhkan pengobatan dan pemenuhan kebutuhan lainnya untuk bertahan hidup.

Kasandra juga menyinggung kemajuan industri teknologi saat ini yang menjadikan sejumlah PSK bertransformasi dari konvensional menjadi online. Itu merupakan konsekuensi dari perubahan zaman. "Prostitusi sudah ada sejak zaman dahulu dan ikut masuk dalam dunia online/cyber seperti kasus kriminalitas lain. Dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih jalannya bisnis prostitusi online akan semakin mudah," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!