Fenomena Ikan Mudik, Rezeki Tahunan Cegat Migrasi Ikan ke Hulu Sungai

Kamis, 04 Juni 2020 - 09:51 WIB
Berhari-hari mereka menangkap ikan yang hasilnya langsung dijual dengan pembeli yang datang langsung ke bibir sungai.

"Memang murah kalau sudah musim ikan mudik, tapi karena banyak lumayan. Kalau lagi beruntung bisa ratusan ribu perhari. Kalau total ikan yang diangkat bisa satu kuintal," ujar Zulkarnain, warga Kelurahan Mangunjaya, Babat Toman, Muba.

Saat ini, ikan mudik hanya dijual Rp4 ribu bahkan Rp3 ribu perkilogram. "Itupun dalam timbangan dilebihkan karena ikan banyak," katanya.

Menurut penuturannya, ikan mudik merupakan anak ikan seukuran kelingking hingga jempol orang dewasa. Ikan ini setelah menetas di bagian hilir sungai, dan cukup kuat melawan arus maka akan mudik atau bermigrasi ke hulu sungai.

Karena ukuran yang kecil, ikan ini membentuk semacam gerombolan barisan melalui pinggir sungai. Saat ikan melintas, warga melakukan penangkapan dan dijual.

Setiba di hulu sungai, ikan - ikan yang selamat dari sergapan warga akan terus tumbuh menjadi dewasa dan berkembang biak.

Kemudian dalam keadaan bertelur, ikan yang sudah dewasa atau seukuran lengan anak-anak atau seukuran ikan lele yang biasa dijual di pasar, ikan tersebut bermigrasi kembali ke bagian hilir untuk menetaskan telurnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!