Setelah Terbakar 39 Hari, Sumur Illegal Drilling di Batanghari Berhasil Padam
Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:25 WIB
Andi menyebutkan, padamnya api tersebut banyak hal yang telah dilakukan yaitu melalui water booming, kemudian juga melokalisir minyak yang tumpah sehingga tidak meluas dan membakar kawasan hutan disekelilingnya. Kemudian dipersiapkan waterproof bersama dengan upaya sementing.
"Sementing atau menyirap lubang tersebut dengan semen cair sehingga apabila semen tersebut terkena minyak akhirnya membeku, sehingga bisa menutup lobang," tuturnya.
Perwira satu melati tersebut juga menegaskan langkah ke depan agar kejadian tidak terjadi lagi. Pihaknya akan semakin memperketat agar tidak terjadi lagi pengeboran sumur minyak Illegal. Tidak hanya itu pihaknya akan membahas kembali sepenjang aliran sungai yang terdampak, akan diupayakan kembali bersama Pemda dan instansi terkait.
"Kendala di lapangan di lokasi sangat jauh, belum ada akses menuju kesana, akhirnya membuka jalan, dan posko posko. Kita tetap melakukan upaya pendinginan di lokasi kejadian, perkiraan luas lahan yang terbakar 2 sampai 3 hektar," pungkasnya.
"Sementing atau menyirap lubang tersebut dengan semen cair sehingga apabila semen tersebut terkena minyak akhirnya membeku, sehingga bisa menutup lobang," tuturnya.
Perwira satu melati tersebut juga menegaskan langkah ke depan agar kejadian tidak terjadi lagi. Pihaknya akan semakin memperketat agar tidak terjadi lagi pengeboran sumur minyak Illegal. Tidak hanya itu pihaknya akan membahas kembali sepenjang aliran sungai yang terdampak, akan diupayakan kembali bersama Pemda dan instansi terkait.
"Kendala di lapangan di lokasi sangat jauh, belum ada akses menuju kesana, akhirnya membuka jalan, dan posko posko. Kita tetap melakukan upaya pendinginan di lokasi kejadian, perkiraan luas lahan yang terbakar 2 sampai 3 hektar," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :