Viacom-CBS Gaungkan Slogan 'Saya Tak Bisa Bernafas' Kecam pembunuhan Floyd
Kamis, 04 Juni 2020 - 09:10 WIB
Perusahaan yang menggawangi CBS News, MTV, dan Comedy Central itu mengampanyekan slogan saya tak bisa bernafas untuk menirukan insiden yang menimpa Floyd pekan lalu. Foto : Istimewa
WASHINGTON - Berbagai perusahaan besar seperti Apple Music dan Spotify dan selebritas ternama menggaungkan suara mengecam aksi rasisme dan menyerukan ditegakannya keadilan untuk George Floyd.
Mereka menunjukkan aksi solidaritas dengan caranya masing-masing dalam mengecam pembunuhan Floyd. Viacom-CBS Inc bahkan menyatakan pihaknya akan “mengheningkan cipta” untuk Floyd. Dengan menggunakan #Black Out Tuesday, Viacom-CBS berencana mengubah fokus dari membangun bisnis menjadi membangun komunitas.
Perusahaan yang menggawangi CBS News, MTV, dan Comedy Central itu mengampanyekan slogan “saya tak bisa bernafas” untuk menirukan insiden yang menimpa Floyd pekan lalu.
Baca : Eks Presiden AS Serukan Keadilan untuk Kematian George Floyd
Mereka menunjukkan aksi solidaritas dengan caranya masing-masing dalam mengecam pembunuhan Floyd. Viacom-CBS Inc bahkan menyatakan pihaknya akan “mengheningkan cipta” untuk Floyd. Dengan menggunakan #Black Out Tuesday, Viacom-CBS berencana mengubah fokus dari membangun bisnis menjadi membangun komunitas.
Perusahaan yang menggawangi CBS News, MTV, dan Comedy Central itu mengampanyekan slogan “saya tak bisa bernafas” untuk menirukan insiden yang menimpa Floyd pekan lalu.
Baca : Eks Presiden AS Serukan Keadilan untuk Kematian George Floyd
Lihat Juga :