Polisi Buru Penyebar Hoaks Gempa Salatiga-Semarang Timbulkan Korban Jiwa
Senin, 25 Oktober 2021 - 14:17 WIB
Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya melalui Kapolsek Banyubiru Iptu Subhan menyatakan, pihaknya sudah melakukan patroli ke lokasi bersama perangkat desa, tokoh masyarakat dan pelaku wisata, ternyata hasilnya nihil.
"Info dalam rekaman suara itu dipastikan tidak benar. Lagipula di Banyubiru tidak ada desa Muncul, yang ada dusun Muncul, Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru," ungkap Kapolsek dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Senin (25/10/2021).
Kapolsek menjelaskan, rekaman suara yang tidak diketahui siapa pembuatnya itu sempat membuat pelaku wisata mengurungkan niat berwisata ke Rowoboni. Ini sangat disayangkan banyak pihak, terutama pelaku usaha di tempat wisata.
Baca juga: Miris! Janda Widia sedang Hamil saat Ditembak Pistol oleh Kekasihnya
"Beredar juga rekaman klarifikasi dan permintaan maaf bahwa info korban jiwa dan material itu tidak benar. Namun kami masih melacak pembuatnya siapa," ungkap Iptu Subhan.
"Info dalam rekaman suara itu dipastikan tidak benar. Lagipula di Banyubiru tidak ada desa Muncul, yang ada dusun Muncul, Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru," ungkap Kapolsek dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Senin (25/10/2021).
Kapolsek menjelaskan, rekaman suara yang tidak diketahui siapa pembuatnya itu sempat membuat pelaku wisata mengurungkan niat berwisata ke Rowoboni. Ini sangat disayangkan banyak pihak, terutama pelaku usaha di tempat wisata.
Baca juga: Miris! Janda Widia sedang Hamil saat Ditembak Pistol oleh Kekasihnya
"Beredar juga rekaman klarifikasi dan permintaan maaf bahwa info korban jiwa dan material itu tidak benar. Namun kami masih melacak pembuatnya siapa," ungkap Iptu Subhan.
Lihat Juga :