Polda Sumut Belum Tahu Penyebab Lain Bripka MAP Nekat Bunuh Diri

Rabu, 03 Juni 2020 - 16:02 WIB
Sebelumnya, warga Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bambam, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) dihebohkan, aksi bunuh dirianggota Polri berpangkat Bripka, Senin (3/6/2020). Oknum polisi ini ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tembakan dari dagu tembus kepala.

Aksi bunuh diri personel Polsek Rambutan, jajaran Polres Tebingtinggi ini pertama kali diketahui warga setelah dikejutkan dengan suara letusan senjata api yang berasal dari rumah ibu korban.

Seorang saksi yakni ibu korban yang penasaran kemudian mengecek kamar anaknya dan sudah menemukan Bripka MAP tewas dengan luka tempak di kepala. Ada sepucuk senjata api ditemukan tak jauh dari tubuh korban. (Baca juga : Ngaku Dukun, Buruh Serabutan Cabuli Ibu dan Anak Diciduk Polisi )

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang mengatakan, sesuai hasil penyelidikan awal, Bripka MAP diduga bunuh diri karena stres akibat penyakit yang dia derita.

"Korban ini memiliki keluhan sakit di pinggang yang sudah menahun. Sakit di pinggangnya itu membuat dia stres karena tidak kunjung sembuh," ungkapnya.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!