Pakai Protokol Kesehatan, Anggaran Pilkada Diprediksi Naik hingga 40%

Rabu, 03 Juni 2020 - 15:29 WIB
Anggaran pilkada serentak 2020 diprediksi membengkak karena harus menerapkan protokol kesehatan. Foto/Ilustrasi/dok SINDOnews
MAKASSAR - Pilkada Serentak 2020 diagendakan berlangsung pada Desember mendatang. Sesuai rekomendasi dari pemerintah dan DPR, termasuk Gugus Tugas Covid-19, KPU diminta melaksanakan pesta demokrasi itu menggunakan protokol kesehatan. Konsekuensinya, anggaran pilkada diprediksi membengkak.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir, memprediksi pelaksanaan pilkada serentak menggunakan protokol kesehatan membuat anggaran akan naik 30-40%. Musababnya, penyelenggara dituntut menyediakan alat pelindung diri atau APD. Termasuk juga masker, hand sanitizer dan disinfektan.



Faisal menyebut bahkan ada usulan agar pada setiap tahapan, petugas penyelenggara pilkada menjalani rapid test covid-19. "Kalau mau dimaksimalkan dengan memakai protokol kesehatan, maka saya memperkirakan akan bertambah 30-40 persen dari anggaran yang ada," kata Faisal, dalam sebuah diskusi secara virtual, Rabu (3/6/2020).

Baca Juga: Anggaran Pilkada Tak Perlu Ditambah, Begini Hitungan Versi Nurani Strategic
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!