Berdayakan 24 Karyawan, UMKM di Bogor Kirim 13,8 Ton Tempe ke Jepang
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 18:22 WIB
“Dari yang pertama karena di luar perkiraan ternyata respon pasar terhadap Tempe Arumia ini cukup bagus sehingga di beberapa supermarket yang menjual Tempe Arumia ini sudah kehabisan stok,” katanya. Baca juga: Konsisten Terapkan SJH, UMKM di Bogor Ini Sabet Penghargaan LPPOM MUI
Dia juga menjelaskan, Tempe Arumia dipasarkan di jaringan Supermarket Gyomu miliknya Kobe Bussan Co.,Ltd yang memiliki 933 cabang outlet, tersebar di seluruh Jepang dimana Tempe Arumia direncanakan akan dipasarkan di seluruh cabang outletnya. Dan dengan ekspor kedua ini baru sekitar 60% dari total cabang supermarket yang sudah terisi Tempe Arumia.
"Dari komunikasi yang berjalan alhamdulillah respon pasar Jepang terhadap Tempe Arumia ini sangat positif ya, baik warga lokal maupun warga Indonesia di sana menyambut baik kehadiran Tempe Arumia ini, untuk itu kami Rumah Tempe Azaki akan terus berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas tempe serta siap untuk meningkatkan kapasitas pabrik agar volume produksi bisa ditingkatkan. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran ekspor ini diantaranya Konjen RI Osaka, ITPC Osaka, FKDB, FTI dan tentunya mitra kami Kobe Bussan Co,Ltd dan PT Arumia Kharisma Indonesia,” tutur Cucup.
Menanggapi ekspor ini, Ketua Umum FKDB H. Ayep Zaki yang membina Rumah Tempe Azaki berpesan agar tim produksi terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk tempenya. Karena, kualitas adalah kunci jika mau bersaing di tingkat pasar internasional. Pesan kualitas ini sejalan dengan yang disampaikan Profesor Made Astawan Ketua FTI yang sejak awal turut terlibat juga dalam proyek ekspor tempe ke Jepang ini.
Dia juga menjelaskan, Tempe Arumia dipasarkan di jaringan Supermarket Gyomu miliknya Kobe Bussan Co.,Ltd yang memiliki 933 cabang outlet, tersebar di seluruh Jepang dimana Tempe Arumia direncanakan akan dipasarkan di seluruh cabang outletnya. Dan dengan ekspor kedua ini baru sekitar 60% dari total cabang supermarket yang sudah terisi Tempe Arumia.
"Dari komunikasi yang berjalan alhamdulillah respon pasar Jepang terhadap Tempe Arumia ini sangat positif ya, baik warga lokal maupun warga Indonesia di sana menyambut baik kehadiran Tempe Arumia ini, untuk itu kami Rumah Tempe Azaki akan terus berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas tempe serta siap untuk meningkatkan kapasitas pabrik agar volume produksi bisa ditingkatkan. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran ekspor ini diantaranya Konjen RI Osaka, ITPC Osaka, FKDB, FTI dan tentunya mitra kami Kobe Bussan Co,Ltd dan PT Arumia Kharisma Indonesia,” tutur Cucup.
Menanggapi ekspor ini, Ketua Umum FKDB H. Ayep Zaki yang membina Rumah Tempe Azaki berpesan agar tim produksi terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk tempenya. Karena, kualitas adalah kunci jika mau bersaing di tingkat pasar internasional. Pesan kualitas ini sejalan dengan yang disampaikan Profesor Made Astawan Ketua FTI yang sejak awal turut terlibat juga dalam proyek ekspor tempe ke Jepang ini.
(mhd)
Lihat Juga :