Monyet Ekor Panjang Masuk Permukiman, Waspada Penyakit Zonosis
Kamis, 14 Oktober 2021 - 11:21 WIB
"Walau harus waspada, tapi jangan sampai mengganggu atau menyerang mereka. Takutnya malah satwa-satwa liar itu yang akan menyerang dengan membabi buta," imbuhnya. Baca juga: Kera Liar di Ponorogo Masuk Permukiman Warga dan Pesantren
Wiwin menambahkan, rusaknya lingkungan dan ekosistem satwa akan berpengaruh pula pada kesehatan manusia. Sebab banyaknya kasus satwa liar menyerbu permukiman penduduk baik di wilayah selatan atau pun wilayah utara KBB, karena habitat mereka terancam baik oleh perburuan atau tempat tinggalnya yang terancam.
Menurutnya, masyarakat harus peduli terhadap satwa dengan menjaga lingkungannya. Apabila satwa diambil dari ekosistemnya, maka ada rantai makanan yang akan terputus. Kalaupun ada satwa liar yang menyerbu permukiman dan menyerang hewan ternak, bukan karena mereka kejam tapi karena kelangsungan hidupnya terancam.
"Masyarakat harus tetap melestarikan habitat satwa yang memang semakin lama kian terancam. Ini jadi perhatian semua pihak, agar keberadaan satwa liar tetap hidup di habitatnya dan tidak kekurangan makanan," kata dia.
Wiwin menambahkan, rusaknya lingkungan dan ekosistem satwa akan berpengaruh pula pada kesehatan manusia. Sebab banyaknya kasus satwa liar menyerbu permukiman penduduk baik di wilayah selatan atau pun wilayah utara KBB, karena habitat mereka terancam baik oleh perburuan atau tempat tinggalnya yang terancam.
Menurutnya, masyarakat harus peduli terhadap satwa dengan menjaga lingkungannya. Apabila satwa diambil dari ekosistemnya, maka ada rantai makanan yang akan terputus. Kalaupun ada satwa liar yang menyerbu permukiman dan menyerang hewan ternak, bukan karena mereka kejam tapi karena kelangsungan hidupnya terancam.
"Masyarakat harus tetap melestarikan habitat satwa yang memang semakin lama kian terancam. Ini jadi perhatian semua pihak, agar keberadaan satwa liar tetap hidup di habitatnya dan tidak kekurangan makanan," kata dia.
(don)
Lihat Juga :