Kesal Terhadap Pembunuh Pelajar di Bogor, Bima Arya Jambak Rambut Pelaku
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 20:49 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menginterogasi pembunuh pelajar di ruang Command Center Polresta Bogor Kota, Jumat (8/10/2021). Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
BOGOR - Saking kesalnya terhadap pembunuh pelajar , Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjambak rambut pelaku berinisial RA (18). Dia gemas lantaran pelaku penyerangan pelajar hingga tewas itu selalu menunduk, tanpa menatap wajah Bima.
Dia juga tak habis pikir remaja belasan tahun bisa melakukan tindakan keji hingga menghilangkan nyawa orang lain. "Ini menjadi atensi bersama. Saya tadi berkunjung ke rumah duka berbelasungkawa atas kejadian ini dan menyampaikan titipan dari keluarga yang saya sampaikan ke Pak Kapolres agar hukum ditegakkan, keadilan ditegakkan," ujar Bima di ruang Command Center Polresta Bogor Kota, Jumat (8/10/2021).
Baca juga: Bioskop Buka dan Tempat Wisata Uji Coba Operasi, Bima Arya: Karaoke Sabar Ya
Dia mengapresiasi Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat yang menunda pembelajaran tatap muka (PTM) di dua sekolah. Diharapkan peristiwa memilukan ini tidak kembali terjadi. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk merumuskan kebijakan atau langkah ke depan yang lebih efektif mengantisipasi kejadian ini.
Dia juga tak habis pikir remaja belasan tahun bisa melakukan tindakan keji hingga menghilangkan nyawa orang lain. "Ini menjadi atensi bersama. Saya tadi berkunjung ke rumah duka berbelasungkawa atas kejadian ini dan menyampaikan titipan dari keluarga yang saya sampaikan ke Pak Kapolres agar hukum ditegakkan, keadilan ditegakkan," ujar Bima di ruang Command Center Polresta Bogor Kota, Jumat (8/10/2021).
Baca juga: Bioskop Buka dan Tempat Wisata Uji Coba Operasi, Bima Arya: Karaoke Sabar Ya
Dia mengapresiasi Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat yang menunda pembelajaran tatap muka (PTM) di dua sekolah. Diharapkan peristiwa memilukan ini tidak kembali terjadi. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk merumuskan kebijakan atau langkah ke depan yang lebih efektif mengantisipasi kejadian ini.
Lihat Juga :