Pemudik Bekasi Datang Tanpa Surat Bebas Corona, Warga Purwakarta Resah
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:30 WIB
“Kenyataannya tidak seperti itu, tahu-tahu keluarga tersebut sudah berada di sini sejak Minggu kemarin. Kami tentu saja sangat resah dan khawatir, apalagi Bekasi menjadi salah satu wilayah yang penyebaran COVID-19 cukup tinggi,” ungkap warga RT 28/4 Kelurahan Nagri Kidul, Agga Riswandian (39), Selasa (2/6/2020).
(Baca: Gubernur Jabar Ungkap Wacana Buka Sekolah pada Januari 2021)
Pernyataan sama juga disampaikan Ketua RT 28, Agus Remani. Bahkan dirinya sudah melaporkan permasalahan tersebut secara berjenjang dari mula Ketua RW, Kelurahan dank e Puskesmas. Hanya saja dari Puskesmas menyarankan untuk diperiksakan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih dengan biaya sendiri.
“Seharusnya Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan CCOVID-19 Purwakarta cepat tanggap. Namun sampai sekarang tidak ada respons sama sekali. Wajar kalau kami di sini merasa khawatir,” kata dia.
(Baca: Gubernur Jabar Ungkap Wacana Buka Sekolah pada Januari 2021)
Pernyataan sama juga disampaikan Ketua RT 28, Agus Remani. Bahkan dirinya sudah melaporkan permasalahan tersebut secara berjenjang dari mula Ketua RW, Kelurahan dank e Puskesmas. Hanya saja dari Puskesmas menyarankan untuk diperiksakan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih dengan biaya sendiri.
“Seharusnya Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan CCOVID-19 Purwakarta cepat tanggap. Namun sampai sekarang tidak ada respons sama sekali. Wajar kalau kami di sini merasa khawatir,” kata dia.
(muh)
Lihat Juga :