Khofifah Minta Enam Kabupaten di Jatim Percepat Masa Tanam Padi
Selasa, 02 Juni 2020 - 18:35 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta enam kabupaten melakukan percepatan masa tanam kedua padi guna mengantisipasi krisis pangan akibat kemarau panjang dan pandemi Covid-19.Foto/ist
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa meminta enam kabupaten melakukan percepatan masa tanam kedua padi guna mengantisipasi krisis pangan akibat kemarau panjang dan pandemi Covid-19 di paruh kedua tahun 2020.
Enam kabupaten tersebut dinilai memiliki potensi besar produksi padi. Sehingga mampu menopang kebutuhan padi Jatim dan nasional. Keenam kabupaten tersebut yaitu, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Jember.
“Prediksi BMKG, dalam beberapa bulan kedepan akan terjadi kemarau panjang. Percepatan sebagai langkah antisipasi bersama, jangan sampai telat. Bulan Juni ini harus sudah mulai masuk tanam kembali,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (2/6/2020).
Menurut Khofifah, apabila petani mulai menanam benih, maka ketika memasuki kemarau, tanaman padi tersebut sudah besar. Sehingga tidak lagi membutuhkan banyak air.
Enam kabupaten tersebut dinilai memiliki potensi besar produksi padi. Sehingga mampu menopang kebutuhan padi Jatim dan nasional. Keenam kabupaten tersebut yaitu, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Jember.
“Prediksi BMKG, dalam beberapa bulan kedepan akan terjadi kemarau panjang. Percepatan sebagai langkah antisipasi bersama, jangan sampai telat. Bulan Juni ini harus sudah mulai masuk tanam kembali,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (2/6/2020).
Menurut Khofifah, apabila petani mulai menanam benih, maka ketika memasuki kemarau, tanaman padi tersebut sudah besar. Sehingga tidak lagi membutuhkan banyak air.
Lihat Juga :