Soal Produk Bebas BPA, Komnas PA Desak Badan POM Buat Aturan

Rabu, 06 Oktober 2021 - 23:08 WIB
Koordinator Nol Sampah Indonesia, Wawan Some mengatakan bahwa penggunaan bahan kima BPA bisa berdampak serius terhadap kesehatan. Dalam kondisi panas, jelas Wawan, struktur kimia yang ada dalam plastik tersebut akan lepas dan bercampur dengan makanan atau minuman yang menjadi isi dari kemasan plastik.

"Jika dikonsumsi sangat berbahaya. Bahan makanan yang berlemak juga semakin meningkatkan resiko terjadinya paparan BPA,” ujar Wawan.

Wawan menyoroti regulator yang tidak jelas dalam mengatur jenis-jenis plastik yang digunakan oleh masyarakat. Misalnya terkait makna angka-angka yang ada di dalam produk plastik dalam bentuk botol yang sekali pakai.

“Ada berbagai macam jenis plastik dari mulai angka 1 sampai 7, angka 1 misalnya seperi air kemasan, soft drink dan sebagainya, itu adalah produk sekali pakai. Ketika dipakai lebih dari satu kali, maka zat kimia didalamnya ikut larut dalam air,” tuturnya.

Menurut Wawam, banyak masyarakat yang tidak paham terkait makna angka itu. Karena bentuk botolnya bagus, masyarakat ingin memakainya lebih dari satu kali. Karena itu, pihaknya meminta agar edukasi terkait bahan kimia berbahaya juga dibarengi dengan melakukan kontrol pada proses produksinya. "Sehingga bisa meminimalisir penggunaan bahan pastik berbahaya tersebut," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!