Dewan Ingatkan Pemkot Makassar Soal Rencana Pembukaan Sekolah

Selasa, 02 Juni 2020 - 14:41 WIB
"Terkait pendidikan, sekarang setelah masyarakat, sudah ada keluar perwali SD dan SMP (memperbolehkan tatap muka langsung), orang tua itu was-was dan tingkat keraguannya sangat tinggi ini orang tua," kata Hidayat.

Dia justru lebih mendukung peningkatan program belajar jarak jauh (PPJ) yang beberapa waktu terakhir terus digenjot baik oleh pemerintah kota sendiri maupun pemerintah pusat ketimbang kembali menyelenggarakan kelas di tengah wabah COVID-19.

Pilihan pemerintah untuk menyelenggarakan pertemuan langsung dianggap Hidayat sebagai faktor ketidaksiapan dinas maupun tenaga pendidik dalam melanjutkan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Pembelajaran jarak jauh, PJJ di level pendidikan bukan sesuatu yang sulit di Makassar, jaringan ada dan sebagainya. Rencana di tengah COVID-19 ini termasuk siswa kembali ke sekolah menjadi bukti, PPJ belum mampu dikelola dengan baik oleh guru dan kepala sekolah," katanya.

Selain itu pemerintah juga harus siap dengan konsekuensi stigma masyarakat yang bakal diterima sekolah jika di kemudian hari ada kasus (kluster) yang terjadi di sekolah.

"Penerimaan siswa baru ini akan menjadi kontroversi di beberapa sekolah akan dikorbankan sekolah lain ketika ada satu positif di sekolah, orang di sekolah itu tidak akan lagi di sekolah situ, akan dikorbankan ini sekolah-sekolah," katanya mengingatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!