Sultan Menyapa: Dengan Modal Sosial, Bangun Tatanan Baru
Selasa, 02 Juni 2020 - 15:15 WIB
Dalam bahasa milenial, inilah basis platform sebuah aplikasi sosial menuju tatanan kehidupan baru di DIY. Dengan kesadaran diri seperti itu, niscaya setiap warga secara organis akan menata dirinya-sendiri.
Secara struktural setiap aparat paham akan kewajibannya, tanpa diiming-imingi hadiah, atau diancam hukuman apabila melanggar. Semuanya mengalir secara alami, layaknya mbanyu mili, yang menjadi ruh dari kesadaran bersama untuk mengasah ketajaman akal-budi sebagai pengikat kohesi sosial dan keterpanggilan membantu sesama.
"Bersatunya rakyat dengan pemimpin di segala lini hingga RT/Dusun adalah modal Jogja Gumrégah untuk mengisi tatanan Normal Baru. Dan tiada lupa, marilah kita kobarkan Api Semangat Pancasila 1 Juni 1945. Selamat Berjuang untuk Guyub dan Bangkit Bersama," katanya.
Secara struktural setiap aparat paham akan kewajibannya, tanpa diiming-imingi hadiah, atau diancam hukuman apabila melanggar. Semuanya mengalir secara alami, layaknya mbanyu mili, yang menjadi ruh dari kesadaran bersama untuk mengasah ketajaman akal-budi sebagai pengikat kohesi sosial dan keterpanggilan membantu sesama.
"Bersatunya rakyat dengan pemimpin di segala lini hingga RT/Dusun adalah modal Jogja Gumrégah untuk mengisi tatanan Normal Baru. Dan tiada lupa, marilah kita kobarkan Api Semangat Pancasila 1 Juni 1945. Selamat Berjuang untuk Guyub dan Bangkit Bersama," katanya.
(abd)
Lihat Juga :