54 Desa di Jabar Kritis COVID-19, Pemprov Fokus Lokalisasi dan Lacak Pasien

Selasa, 02 Juni 2020 - 10:38 WIB
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar yang juga Kepala Dinkes Jabar, Berli Hamdani. SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat fokus melokalisasi dan melacak kontak (contact tracing) pasien terkonfirmasi positif di 54 desa berstatus kritis COVID-19. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk pengendalian persebaran virus Corona atau COVID-19.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Berli Hamdani mengatakan, penanganan berskala mikro tersebut dilakukan melalui isolasi intensif selama 14 hari. (Baca juga; Pasien COVID-19 Tersebar di 267 Desa/Kelurahan, Jabar Terapkan Penanganan Mikro )



Ke-54 desa tersebut, kata Berli, menjadi fokus Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar untuk melokalisasi pasien positif beserta kontak tracing-nya. Pelacakan yang komprehensif pun disertai dengan pembatasan aktivitas, peningkatan pelayanan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan.

"Swab test akan dilakukan sebanyak dua kali. Tes pertama dilakukan pada hari pertama penanganan, dan tes selanjutnya dilakukan pada hari ke-14. Kami juga akan memobilisasi ambulans puskesmas keliling sebagai Mobile COVID-19 Test, mengoptimalkan layad rawat, MPUS, hingga mobile laboratorium BIN," papar Berli di Bandung, Selasa (2/6/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!