Sekoci Berpenumpang 5 Orang Tenggelam Diterjang Gelombang, 4 Selamat dan 1 Hilang
Senin, 20 September 2021 - 23:46 WIB
"Setelah memenuhi keperluannya, sekitar pukul 18.30 WIB para ABK berniat kembali ke KMP Musi 1 yang sedang lego jangkar di perairan tanjung kalian, namun sekoci yang mereka tumpangi, diterjang gelombang tinggi hingga terbalik dan tenggelam," tuturnya.
Setelah tenggelam, mereka langsung berusaha menyelamatkan diri, namun salah satu ABK sudah tak terlihat. Baca: Bocah 9 Tahun Terkapar Usai Disiram Air Mendidih oleh Ayah Kandungnya.
"Mereka kemudian melakukan penyelamatan diri dengan membentuk lingkaran, terombang-ambing kurang lebih 1 jam dan mengalami kelelahan. Beruntung adanya kapal nelayan yang lewat dengan niatan berteduh dari gelombang dan segera melakukan pertolongan, satu persatu mereka berhasil ditolong, namun Masinis 1, atas nama Jatmiko tidak terlihat lagi," jelasnya.
Kemudian, dibantu tim dari TNI AL Muntok dan nelayan, pihaknya melakukan pencarian. Namun karena situasi gelombang tinggi dan angin kencang, tim pencari kesulitan menemukan Jatmiko. Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Minahasa Tenggara, 4 Rumah Tersapu Air Bah.
"Kegiatan pencarian untuk sementara dihentikan karena keadaan air laut pasang, gelombang tinggi dan berangin kencang. Pencarian akan dilakukan besok hari dengan melibatkan Basarnas. Empat korban yang selamat dilarikan ke RSUD Sejiran Setason," pungkasnya.
Setelah tenggelam, mereka langsung berusaha menyelamatkan diri, namun salah satu ABK sudah tak terlihat. Baca: Bocah 9 Tahun Terkapar Usai Disiram Air Mendidih oleh Ayah Kandungnya.
"Mereka kemudian melakukan penyelamatan diri dengan membentuk lingkaran, terombang-ambing kurang lebih 1 jam dan mengalami kelelahan. Beruntung adanya kapal nelayan yang lewat dengan niatan berteduh dari gelombang dan segera melakukan pertolongan, satu persatu mereka berhasil ditolong, namun Masinis 1, atas nama Jatmiko tidak terlihat lagi," jelasnya.
Kemudian, dibantu tim dari TNI AL Muntok dan nelayan, pihaknya melakukan pencarian. Namun karena situasi gelombang tinggi dan angin kencang, tim pencari kesulitan menemukan Jatmiko. Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Minahasa Tenggara, 4 Rumah Tersapu Air Bah.
"Kegiatan pencarian untuk sementara dihentikan karena keadaan air laut pasang, gelombang tinggi dan berangin kencang. Pencarian akan dilakukan besok hari dengan melibatkan Basarnas. Empat korban yang selamat dilarikan ke RSUD Sejiran Setason," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :