Daya Beli Nelayan di Jawa Timur Selama Agustus Naik 1,33 Persen

Selasa, 07 September 2021 - 23:08 WIB
“Subsektor yang mengalami penurunan NTP adalah subsektor Hortikultura sebesar 2,84 persen dari 97,35 menjadi 94,58. Diikuti subsektor Peternakan sebesar 1,59 persen. Dari 101,44 menjadi 99,82,” kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Selasa (7/9/2021).

Sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan terbesar indeks harga yang diterima petani bulan Agustus 2021 adalah gabah, jagung, tebu, tomat, ketela rambat, jeruk, cengkeh, kol/kubis, kopi dan mangga.

Namun, terdapat sepuluh komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang diterima petani adalah sapi potong, cabai rawit, bawang merah,sapi perah, kambing, cabai merah, ayam ras pedaging, telur ayam ras, bawang daun dan kacang panjang. Baca juga: Di Tengah Pandemi, PLN UP3 Bekasi Perpanjang Kucuran Stimulus Listrik

Sedangkan sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan terbesar indeks harga yang dibayar petani adalah daging ayam ras, tomat sayur, minyak goreng, rokok kretek filter, bakalan sapi (umur > 12 bulan), jeruk, semangka, telur ayam ras, jagung pipilan dan bawang putih.

Disisi lain, ada sepuluh komoditas utama yang mengalami penurunan terbesar indeks harga yang dibayar petani bulan Agustus 2021. Antara lain, cabai rawit, kacang panjang, bawang merah, terong, cabai merah, buncis, ketimun, kangkung, sawi hijau dan bayam.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!