Geruduk Pemkab Bekasi, Puluhan Guru Honorer Desak Kadisdik Dipecat
Selasa, 07 September 2021 - 12:32 WIB
Salah satu permasalahan yakni dana BOS Regular yang bersumber dari APBN banyak bermasalah. Misalnya, dana disunat yang harus diterima GTK di tiap sekolah, GTK Non ASN banyak mengalami pemotongan dana BOS Pusat. ”Ini pungli dan jadi gratifikasi. Patut diduga Dinas Pendidikan menjadi sarang mafia dan sindikat,” tegasnya.
Baca juga: Formasi Guru PNS 2022 Bakal Ditiadakan, P2G: Nasib Guru Honorer Makin Suram
Mereka juga menuntut pemerintah segera mengangkat GTK Non ASN baru tanpa masa pengabdian, sementara GTK Non ASN (Guru dan Tenaga Kependidikan) yang telah puluhan tahun mengabdi diabaikan. Pengangkatan GTK Non ASN baru itu berbau kongkalikong.
Andi menduga Carwinda lebih asyik jualan rumah kepada GTK Non ASN yang disinyalir berbau uang ketimbang melakukan kerja profesional dan kerja fokus atas tugasnya sebagai Kadisdik. Hampir tiap kecamatan beredar seruan agar GTK beli rumah, ini artinya kerja tidak fokus dan tidak profesional.
Baca juga: Formasi Guru PNS 2022 Bakal Ditiadakan, P2G: Nasib Guru Honorer Makin Suram
Mereka juga menuntut pemerintah segera mengangkat GTK Non ASN baru tanpa masa pengabdian, sementara GTK Non ASN (Guru dan Tenaga Kependidikan) yang telah puluhan tahun mengabdi diabaikan. Pengangkatan GTK Non ASN baru itu berbau kongkalikong.
Andi menduga Carwinda lebih asyik jualan rumah kepada GTK Non ASN yang disinyalir berbau uang ketimbang melakukan kerja profesional dan kerja fokus atas tugasnya sebagai Kadisdik. Hampir tiap kecamatan beredar seruan agar GTK beli rumah, ini artinya kerja tidak fokus dan tidak profesional.
(jon)
Lihat Juga :