Musim Kemarau Tiba, Lahan TPA Heleut Majalengka Terbakar

Kamis, 26 Agustus 2021 - 12:47 WIB
Gas Metan yang berasal dari tumpukan sampah, menyebabkan terjadinya ledakan. Selama terjadi kebakaran, jelas dia, beberapa kali terdengar suara ledakan yang cukup besar. "Sebelum terbakar, sempat terdengar ledakan juga. Sekarang juga masih belum benar-benar padam, masih ada kepulan asap," jelas dia.

"Tadi malam mah lumayan, asapnya bikin mata perih. Tenggorokan juga jadi sakit. Ya karena Gas metana itu. Jangkauan asap sekitar 5 kilometer lah,," lanjut Cucung. Baca juga: Kebakaran Hanguskan 35 Petak Rumah Semi Permanen di Pondok Gede Bekasi

Musibah kebakaran di TPA tempatnya bertugas, kemungkinan masih akan terjadi pada tahun-tahun yang akan datang. Hal itu lantaran sistem di TPA itu yang memang cenderung masih 'tradisional.'

"Di sini kan sistemnya oven damping. Jadi, sampah lama, tertimbun oleh yang baru datang. Kalau pengen lebih aman mah, ya sistem Control rempil atau Sanitari rempil. Jadi sampah yang datang itu, diolah. Tapi itu butuh biaya yang besar," papar dia.

"Lokasi kebakaran tadi malam itu terjadi di tempat sampah yang baru datang. Itu (sampah baru datang) kan Metana nya masih tinggi. Kalau sekarang mah ya, udah lumayan terkendali lah, tapi ya tetap cukup khawatir juga untuk pegawai di sini, karena ya kandungan gas itu," tambah dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!