Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19, Warga Tanjab Timur Menolak

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 09:55 WIB
Warga Pendowo, Kelurahan Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Tanjung Jabung Timur, Jambi, menolak salah satu bangunan sekolah di daerah mereka dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19. Foto SINDOnews
TANJUNG JABUNG TIMUR - Warga Pendowo, Kelurahan Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, Jambi, menolak salah satu bangunan sekolah di daerah mereka dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19.

Penolakan itu bermula saat warga mengetahui adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur yang berisikan 11 sekolah di setiap kecamatan akan dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19. Baca juga: Bantu Pasien COVID-19, Disnakertrans Jatim akan Gelar Donor Plasma Konvalesen Dua Bulan Sekali



Salah satu penolakan warga yaitu SMP Negeri 21 yang terletak di Kelurahan Talang Babat. "Kami warga di sini menolak jika sekolah jadi tempat isolasi ," kata Ketua RT Talang Babat, Sukardi, Jumat (20/8/2021).

Menurutnya, masih banyak gedung yang kosong yang bisa diperuntukan untuk pasien covid seperti Gedung Olah Raga (GOR), dan bangunan lainya."Kenapa harus sekolah SMP Negeri 21 yang padat penduduk yang jadi tempat isolasi. Warga di sini intinya, menolak kalau SMP 21 di jadikan tempat isoman," sebutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!