Selama Januari - Juli, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD2,25 Miliar

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 03:59 WIB
Neraca perdagangan Jawa Timur mengalami defisit USD2,25 Miliar selama Januari-Juli.Foto/Ilustrasi
SURABAYA - Secara kumulatif, selama Januari - Juli 2021, neraca perdagangan Jawa Timur (Jatim) masih mengalami defisit sebesar USD2,25 miliar. Defisit ini akibat selisih perdagangan ekspor-impor di sektor migas maupun sektor nonmigas yang sama-sama mengalami defisit.

Adapun defisit neraca perdagangan sektor migas adalah sebesar USD 2,09 miliar. Sedangkan defisit neraca perdagangan sektor nonmigas adalah sebesar USD 0,16 miliar.



"Kondisi ini membuat kinerja kedua sektor tersebut perlu lebih ditingkatkan. Sehingga neraca perdagangan Jatim berubah menjadi surplus di periode berikutnya. Disamping itu perlu diupayakan untuk menekan atau mengurangi defisit dari sektor migas," kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya.

Baca juga: Asyik Bermain di Pinggir Sungai, Anak-anak di Blitar Malah Temukan Mayat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!