Polres Jakarta Pusat Berikan Penghargaan kepada Nakes Relawan Vaksinasi
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 22:10 WIB
Hengki mengatakan, selama ini para nakes berjuang untuk memberikan vaksinasi kepada warga. Dalam masa pandemi, gotong royong menjadi konsep untuk meringankan beban masyarakat.
"Namun, ada beberapa wilayah yang belum menjadi atensi. Konsep kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menghadapi Covid-19.
Masyarakat tidak lagi sebagai objek, tetapi sebagai subjek," tambahnya.
Untuk sementara kegiatan vaksinasi Merdeka akan dinonaktifkan dan dilanjutkan pada bulan September mendatang. "TNI Polri punya gerai vaksin banyak, tapi tenaga kesahatannya kurang. Nah, ini dibantu oleh relawan-relawqn dan terasa ringan. Kita rehat sejenak, dan dalam waktu dekat kita akan mulai lagi. Vaksinasi TNI-Polri masih berlanjut," ungkapnya.
"Jumlah relawan di Jakarta Pusat 1.500-an. Vaksinasi Merdeka akan dilaksanakan dan kami menunggu analisa dari tingkat Polda. Kuncinya ini adalah kebersamaan ini. Ini menjadi seperti skenario Tuhan. Saya kira cukup ya," pungkasnya.
"Namun, ada beberapa wilayah yang belum menjadi atensi. Konsep kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menghadapi Covid-19.
Masyarakat tidak lagi sebagai objek, tetapi sebagai subjek," tambahnya.
Untuk sementara kegiatan vaksinasi Merdeka akan dinonaktifkan dan dilanjutkan pada bulan September mendatang. "TNI Polri punya gerai vaksin banyak, tapi tenaga kesahatannya kurang. Nah, ini dibantu oleh relawan-relawqn dan terasa ringan. Kita rehat sejenak, dan dalam waktu dekat kita akan mulai lagi. Vaksinasi TNI-Polri masih berlanjut," ungkapnya.
"Jumlah relawan di Jakarta Pusat 1.500-an. Vaksinasi Merdeka akan dilaksanakan dan kami menunggu analisa dari tingkat Polda. Kuncinya ini adalah kebersamaan ini. Ini menjadi seperti skenario Tuhan. Saya kira cukup ya," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :